RSS Feed
Tidak semua yang ku tulis adalah aku, dan tak semua yang kau baca adalah kamu.

Minggu, 12 Januari 2014

Bagimu.

Bagimu.
akulah buku-buku tua yang tak pernah ingin kau baca.
bahkan sekedar dibuka pun, kamu tidak tertarik.
tercecer di lantai.
tersembunyi di kolong tempat tidur.
berdebu. dimakan rayap.

Bagimu.
akulah puisi-puisi yang tak penah selesai kau baca.
menggantung di ujung lidah.
sajak-sajaknya menua.
habis ditinggal makna.

Bagimu.
aku adalah apapun yang tak pernah kau jadikan pilihan.
walaupun untuk kesekian.

Ingin Dirindukan

aku membiasakan diri berada di sekelilingmu. agar kau terbiasa dengan kehadiran sosokku. walau sekedar bertanya 'apa kabar?' atau malah mencari-cari topik untuk kita diskusikan. perlahan-lahan ku letakkan satu persatu memori tentangku, berharap suatu saat nanti ingatanmu akan menjadi rumahku.

aku berusaha menyediakan telinga untuk mendengar keluh kesahmu, menyediakan bahu sebagai tempatmu bersandar kala lelah datang, menyediakan tangan untuk menghapus air mata yang sempat jatuh serta mengangkatmu bangkit dari keterpurukan. aku berusaha menyediakan semuanya. gratis tanpa beban sewa ini itu. selamanya pun tak mengapa.

aku juga selalu khawatir jika melihatmu diam, atau mendengar sesuatu yang tidak-tidak tentangmu. firasatku berkata untuk tidak pernah meninggalkanmu sendirian. berusaha ada disaat kau butuhkan. berusaha hadir disaat kau memanggil. sekedar memastikan kamu baik-baik saja.

tapi jika suatu hari aku menghilang. tak berkabar. tak pula muncul dihadapanmu. aku tidak benar-benar menghilang. aku pun tidak benar-benar berkabar. aku juga tidak berhenti memperhatikanmu. aku bukan pula ingin menjauh.

jika kamu ingin tahu, jawabannya sederhana.

aku hanya ingin kau rindukan. hanya ingin dicari olehmu.

-curahan hati seorang kenalan-.

Jumat, 10 Januari 2014

Muara lain sungai aksaraku

Perempuan Bermata Hujan

Rabu, 08 Januari 2014

Perempuan Sabar yang Pendendam

seperti nyala api yang membara. keinginanku melihat kematiannya tak pernah padam. dendamku selalu terisi tak pernah kosong. meskipun dia pernah menjadi yang aku cintai, yang serakah atas aku juga atas cinta-cinta yang lain. tapi aku tak bisa berbuat apapun. aku memendam dendam yang dibungkus selaput cinta.

***

Selasa, 07 Januari 2014

Pergi.

Jika kamu ingin pergi, aku berjanji tidak akan menahanmu. akan ku matikan lampu. mendengar bahasa-bahasa kesunyian. berterima kasih, kau telah bersedia mampir mengisi hari.

jika kamu ingin pergi, aku berjanji tidak akan terisak mendayu-dayu. akan ku lepaskan genggamanku. aku tak mau ribuan rencana kepergianmu dibendung rasa kasihan.

Sabtu, 04 Januari 2014

Secara tiba-tiba

semua terjadi secara tiba-tiba.
tiba-tiba saja hati telah menjatuhkan vonisnya padaku. 
aku didiagnosa sedang jatuh cinta.
tiba-tiba saja, banyak hal yang tak dapat kujelaskan di dunia ini. 
seperti mengapa senyumku bisa tiba-tiba merekah, sesaat setelah sosokmu terlihat berjalan dari kejauhan.
tentang rinduku yang tak bertepi, tak berujung, tak mengenal ruang dan waktu.
tentang mataku yang tak bisa berhenti melirikmu dari kejauhan juga tak bisa ku jelaskan sebab musababnya.